Monthly Archives: Januari 2012

Novena Persiapan Hari Santa Angela 27 Jan

Doa hari pertama, kedua, dan ketiga

Tuhan, Engkau memanggil kami untuk bekerja di kebun anggurmu.

Buatlah agar kami memiliki perhatian yang tulus akan karya keselamatan-Mu.
Kuatkan kami dalam menekuni karya-karya yang telah Engkau percayakan pada kami.
Bantulah kami mendengar panggilan-Mu dalam saudara-saudari kami,
yang mencari kami saat menentukan arah hidupnya;
dalam anak-anak dan kaum muda,
yang boleh kami temani perjalanan hidupnya;
serta dalam orang-orang yang bekerja bersama kami.

Terima kasih atas kasih dan dukungan-Mu.
Berilah kami kekuatan dan keberanian Roh Kudus-Mu,
sehingga kasih dan perhatian-Mu pada umat-Mu
menjadi nyata dalam hidup ini.
Terangilah dan dukunglah kami,
supaya bersama-sama kami menemukan jalan menuju Dikau.

sumber

Doa Hari ke-4  (21 Jan)

Tuhan, Engkau mengetahui kerinduan kami akan kedamaian dan akan anugerah hidup bersama dalam damai.

Engkau tahu ketakutan kami terhadap tekanan dan penghinaan.
Engkau mengenal kecenderungan kami ingin meninggikan diri di atas orang lain,
menempatkan diri kami di tengah-tengah.

Engkau juga tahu, bahwa saat ada perbedaan pendapat,
kami dapat saling menyakiti dan hal ini sungguh melelahkan kami.

Biarlah kami mengerti bahwa hanya Dikaulah pusat kami,
pusat perhatian kami,
pusat yang menyatukan kami,
pusat yang kami cari bersama dengan hati yang rindu.

Berilah kami kekuatan serta kesabaran menjalani tugas sulit:
membawa damai dan keserasian pada seluruh kehidupan kami, dalam rumah, dalam kompania, dalam gereja dan masyarakat kami,sehingga Kerajaan Damai-Mu dapat tumbuh di dunia.

sumber

Doa Hari ke-5 (22 Jan)

Tuhan… menemukan perlindungan di kaki-Mu
berarti berdiri di bawah salib-Mu

Aku bergulat menerima hal ini…
Aku ingin membuang semua salib hidupku:
kegagalan, kesepian, rasa iri hati, ketakutan, sakit, kematian..
Tetapi mereka selalu muncul, begitu tiba-tiba, dan begitu tak disangka.

Tuhan, saat aku memandang-Mu:
bergantung di salib bagaikan penjahat,
dikhianati sahabat sendiri,
wafat karena kebencian,

saat itulah aku merasakan bahwa penderitaan
tak dapat dihapuskan dari hidupku.

Tapi aku juga belajar…
bahwa aku tidak sendirian dalam penderitaanku:
ada Dikau, Engkau membungkus aku dalam kasih-Mu.

Tuhan, salib-Mu adalah janji bahwa tiada yang mustahil bagi-Mu.
Di bawah salib-Mu tak seorang pun sendirian,
sebab kematian-Mu adalah awal hidup baru,
awal hidup Gereja.

Engkaulah pusat persatuan
semua yang percaya pada-Mu.

sumber

Doa hari ke-6 dan ke-7 (23 dan 24 Jan)

“Gesu Christo Unico Tesoro”
Yesus Kristus Satu-satunya Harta

Tuhan,

Di saat kami meletakkan harapan kami
pada hal-hal yang sementara,
segala sesuatu yang kami genggam erat-erat,
pengakuan,
gengsi dan penghargaan,
di saat kami kecewa ataupun putus asa
karena apa yang kami harapkan tidak terpenuhi,
kasihanilah kami, ya Tuhan,
dan arahkanlah hati kami pada-Mu

Biarlah kami melihat dalam terang Roh Kudus-Mu bahwa
Kasih-Mu lebih besar daripada apa pun yang menggoda maupun mengecewakan kami.

Bantulah kami mengerti bahwa Dikaulah harta kami satu-satunya,
harapan kami dan sumber sukacita kami.

sumber

Doa hari ke-8 (25 Jan)

Tuhan…

Alangkah sukarnya bagiku untuk berlaku adil pada sesamaku!

Betapa aku tidak sabar akan kelemahan mereka sehari-hari, atau terhadap apa pun yang bagiku terlihat sebagai kelemahan.

Betapa seringnya aku kecewa dan sakit hati karena tidak cukup perhatian dicurahkan pada masalahku dan kebutuhanku.

Dalam diri sesama dan diriku sendiri, seringkali aku hanya ingin mencari keahlian, kemampuan dan bakat-bakat.

Sesungguhnya aku ingin bisa menyemangati orang-orang yang memandang hina dirinya sendiri, dan menghibur mereka yang kelelahan dalam menjalani hidup sehari-hari.

Aku ingin bisa bersabar akan hal-hal dalam sesamaku yang biasanya aku tidak tahan!

Aku berharap bisa merasakan bagaimana harga diri sesamaku bisa tumbuh… melalui sikap bersahabatan, kata-kata peneguhan, dan pelukan penuh kehangatan.

Tuhan, ajari kami untuk melihat dengan mata-Mu dan untuk mengenali kebaikan dalam diri sesamaku.

Aku tahu Engkau mencintai kami semua.
Dalam ikatan cinta-Mu,
kami akan mengikuti Dikau sebagai saudara dan saudari.

sumber

Doa hari ke-9 (26 Jan)

Tuhan, Engkau mengundangku untuk percaya.

Di saat aku menerima undangan-Mu,
hidupku tidak menjadi lebih enak
karena kepercayaanku itu.

Aku berusaha mengikuti Putera-Mu Yesus,
dan aku menemukan keterbatasan-keterbatasanku,
namun Aku juga mengalami betapa luas cinta-Nya

Aku berusaha melihat dunia dengan mata-Nya,
belajar hidup sebagai saudara dan saudari,
serta belajar memikul tanggung-jawab.

Tuhan, Engkau tidak menyingkirkan
segala kesukaran hidupku dan
beban pengambilan keputusan.

Namun saat aku bertanya pada-Mu,
di saat hati dan budiku mendengarkan-Mu,
aku mengerti arah yang harus kuambil,
di saat itulah aku mengetahui:

Dengan meletakkan kepercayaanku hanya pada-Mu
Hidupku menjadi lebih hidup!

Tuhanku, aku bersyukur pada-Mu!

sumber

Iklan