Monthly Archives: Juli 2013

PERTEMUAN URSULIN SEKULIR

PERTEMUAN URSULIN SEKULIR

Malang, 4-8 Juli 2013

               Pertemuan tahun ini seperti beberapa tahun lalu mempunyai ciri internasional dengan kehadiran Josephine Liow dan Ebba Fernandez dari Singapore, Helene de Beauregard dari Thailand, dan Monica Vaughan dari Australia. Maka dibuat dua buku panduan, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dengan isi yang sama. Presentasi pun dalam dua bahasa. Tema: Bersatu bersama melayani Tuhan yang Mahaagung (Prakata Regula 4). Tempatnya di Rumah Retret Susteran Misericordia, Jln. Jayagiri; sederhana tapi memadai dan harganya pun terjangkau.

Materi merupakan perpaduan dari Kata-kata Santa Angela, Konstitusi Kompania S. Ursula, dokumen Gereja (Vita Consecrata), wejangan-wejangan Paus Fransiskus, doa-doa dari Pater Adonis Llamas Narcelles, tarian-tarian biblis. Beberapa presentasi disajikan dengan powerpoint. Sesudah presentasi yang ada teksnya, refleksi dan tanggapan dari peserta yang diterjemahkan sehingga semua mengerti. Jadi semua mendapat kesempatan memberi sumbangan, bukan narasumber yang memberi wejangan.

Untuk Misa harian kami ikut para suster di kapel, memang pagi sekali, jam 05.15. Ada pastor khusus untuk Sakramen Tobat tgl 6 Juli, dan Misa Agung dengan pembaharuan Ikrar Lydia Kidarsa tgl 7 Juli. Misa sederhana tapi indah dan khusuk. Pada hari terakhir, Senin 8 Juli kami semua rekreasi ke Taman Sengkaling, tempat yang indah dan mengasyikkan.

Suasana dalam seluruh pertemuan adalah SUKACITA berlimpah. Itu sangat nyata dan dirasakan oleh semua. Imbauan Bunda Angela menjadi kenyataan: “Hiduplah dalam keserasian, bersatu, sehati sekehendak, terikat satu sama lain dengan cintakasih, saling menghargai, saling membantu, saling bersabar dalam Yesus Kristus.”
Kata-kata Pater Adonis pun terwujud: “Katakanlah hanya yang baik; lihatlah hanya yang baik pada orang lain, dan katakanlah itu kepada mereka. Bermurah hatilah dalam memberi peneguhan. Banjiri orang lain dengan kata-kata baik, karena kebaikan yang anda lihat dan katakan pasti akan kembali kepada anda.”

Para peserta dari luar negeri baru pulang tgl. 11 Juli, jadi beberapa di antara kami tinggal untuk menemani mereka. Kami pergi ke pantai selatan Malang dan ke Selecta serta air terjun di Batu. Tempat-tempat indah itu mengangkat hati kepada Allah Pencipta dan mendekatkan kami satu sama lain.

Kami banyak berutang budi kepada Komunitas Malang yang sangat murah hati, gembira dan ramah, penuh perhatian dalam memenuhi kebutuhan kami. Mereka mengirim mobil dengan Sr. Annette untuk menjemput kami dari airport Juanda, Surabaya dan makan siang di komunitas. Mereka juga mengirim mobil besar untuk berekreasi bersama ke Sengkaling. Selain itu komunitas juga meminjamkan peralatan berupa pengeras suara, LCD, CD player dan kursi roda.

Berikut ini tanggapan dari Josephine Liow dari Singapore:

“Yang baik: Seluruh acara dengan pembagian waktu dan topik-topik. Keseimbangan antara dokumen Gereja, konstitusi, wejangan Paus. Cukup waktu untuk sharing kelompok yang membuat persatuan kami lebih erat, dan waktu untuk pribadi. Keseimbangan baik antara ‘kerja’ dan doa, juga waktu untuk istirahat.
Kehangatan para suster dalam Kompania; sikap menerima yang begitu besar sehingga kami merasa bagian dari Kompania Indo-nesia. Tak ada perbedaan Kompaniaku dan Kompaniamu. Pembinaan yang diberi kepada para Suster selama bertahun-tahun nampak dalam sikap hormat mereka satu kepada yang lain. Mereka nampak taat, punya semangat doa dan sopan serta ramah kepada tamu. Makanan baik, sehat. Fasilitas kamar sederhana tapi memadai.
Kami mohon supaya diundang setiap tahun, dan kalau bisa, kami pasti datang, sebab kami belajar banyak dan sesi-sesi sangat berguna. “

Tidak heran kalau ada sukacita, sebab Amatore, sang Kekasih, sumber sukacita, ada di tengah-tengah kami bersama Bunda Maria dan Bunda Angela. Sampai tahun depan di Jakarta.

Pin-KSU-3