Konferensi Internasional 2016

Laporan Meity dan Ona

Konferensi Internasional

Federasi Kompania Santa Ursula

di Milano Juli 2016

      Tanggal 16 Juli, dua minggu sesudah Pernas di Bandung, kami, Meity dan Ona mengudara dengan pesawat Emirates menuju ke Milano dengan transit di Dubai. Perjalanan cukup lama, tapi menyenangkan. Ngeri juga terbang dalam burung logam jauh di angkasa. Tapi iman  bahwa kami ada dalam tangan Tuhan, dan didukung doa-doa anda, memberi rasa aman. Esoknya, tanggal 17 Juli kami mendarat di Milan, dijemput oleh Jangcarla, Larina, Ester dan Mamma Maria. Kami diterima dengan penuh kasih sayang di rumah mereka, membuat kami betah tinggal bersama mereka. Tiap pagi, siang dan malam Mamma Maria menyiapkan santapan yang lezat bagi kami.

Kompania Santa Ursula 2016

Selasa 19 Juli siang kami berdua bersama Mary Cabrini, Jangcarla, Marie Chantal dan beberapa Saudari lainnya berangkat dengan keretaapi ke kota Verona. Lama perjalanan 3 1/2 jam. Di Verona dijemput dengan mobil ke hotel Expo, Villa Franco untuk konferensi 5 hari sampai tgl 25 Juli. Jam 19.00 Konferensi dibuka dengan Perayaan Ekaristi meriah dipersembahkan oleh Mgr. Adriano Tessarall0 bersama 4 imam konselebran. Yang hadir sekitar 160 orang dari berbagai negara. Ekaristi dilanjutkan dengan santap malam bersama lalu istirahat. Memang hari sudah cukup malam.

Hari Rabu diawali dengan Perayaan Ekaristi lalu sarapan. Jam 09.30 kami berkumpul untuk kata sambutan Maria Razza, Presiden Federasi, dilanjutkan dengan sesi pertama Mgr. Adriano Tessarallo yang membawakan tema: “Sekularitas yang dibaktikan dengan tinggal di dunia. Gereja yang berbicara kepada dunia.” Mgr. menjelaskan bahwa seorang sekulir bukan hanya tinggal di dunia, tapi juga mengambil bagian dalam kehidupan Gereja. Baginya dunia menjadi  lahan Misi, tanpa membiarkan diri hanyut di dalamnya. Semangat Sekulir harus meneladani semangat Yesus dari Nasaret yang telah berinkarnasi menjadi manusia yang lemah. Selama masa kanak-kanak dan remaja-Nya. Ia bekerja di rumah dan di tempat kerja Yusuf, ayahnya. Yesus juga belajar hidup di dunia bersama para pekerja sambil mendengarkan aspirasi dan kebutuhan mereka. Ada lima cara berbicara dengan dunia: Keluar menemui orang-orang, mewartakan, tinggal bersama mereka, mendidik, merubah.

Sesudah ceramah ada kesempatan tanya jawab.

Sesi kedua jam 16.00: “Menyelam ke dunia dengan menghayati rahmat baptis di zaman ini” dibawakan oleh Assunta Steccanella. Beliau menguraikan bagaimana hidup orang kristiani sejati di dunia ini yang dibekali rahmat baptis. Sesudah Ibadat Sore dan santap malam kami jalan-jalan dengan bis melihat kota Verona di waktu malam. Bis juga mengantar kami ke gedung kesenian yang ramai. Gedung itu terkenal karena pentas drama  “Romeo & Juliette”.

Hari Kamis sesudah Perayaan Ekaristi dan sarapan kami masuk ke dalam Sesi ketiga: “Kesaksian wanita yang dibaktikan di dunia” disampaikan oleh Giusy Pelucchi. Sesi berikut oleh Kate Dalmasso: “Angela Merici, hidupnya di dunia”. Kate mengajak kami kembali ke akar pemikiran S. Angela dan sukacita mengikuti Regula: “Dalam kehidupan Ibu Pendiri, Regula, Nasihat dan Warisan … kita menemukan panduan dasar hidup kita dan jalan untuk mencapai tujuan Tarekat: Mengusahakan kasih yang sempurna, memuliakan Yesus Kristus, melayani Allah dan Kerajaan-Nya, dan bekerjasama bagi keselamatan dunia.” (Konst 1.5)  S. Angela telah mewariskan kepada kita hal-hal yang praktis dan umum dari pengalaman hidupnya sendiri yang ia jalani dari desa ke kota dan ke banyak tempat lainnya: Desenzano, le Grezze, Salo, Brescia, Yerusalem, Venesia, Roma, Varolla, Mantowa, Cremona. Semua perjalanan itu ditempuhnya di abad ke 15! Perjalanan dilakukan dengan berjalan kaki atau dengan kapal laut. Dengan mengikuti teladan Bunda, kita pun rela meninggalkan rumah untuk menemui saudari-saudari kita, menempuh perjalanan jauh untuk saling bertemu guna membangun kekuatan dengan membentuk komunitas, dll.   Sesudahnya kesempatan tanya jawab.

Sorenya ada pertemuan Meja Bundar. Mary Cabrini, Marie Bernadette, Silvia, Maria Pia dan Ileana membagikan pengalaman hidup mereka. Di sini pun diberi waktu untuk tanya jawab.

Jumat 22 Juli acara jalan-jalan ke kota Venesia dan sekitarnya. Kota itu sangat indah dikelilingi sungai. Untuk sampai ke tempat-tempat di kota itu harus dengan kapal atau perahu. Tapi airnya tidak kotor dan bau seperti di Jakarta. Kami naik kapal mengunjungi Katedal San Marco, museum dan gereja-gereja di sekitar kota itu. Sungguh pengalaman luar biasa melihat kota seindah itu dengan air di mana-mana. Juga ada rasa bahagia bisa berziarah ke tempat-tempat yang penuh sejarah dalam Gereja Katolik.

Sabtu 23 Juli pagi penutupan Konferensi dengan perayaan Ekaristi. Sesudah sarapan, kami berpamitan untuk pulang dan melanjutkan misi masing-masing di tempatnya. Bagi Meity masih ada acara Rapat Dewan Federasi yang diadakan pagi itu bersama Mgr Adriano. Yang dibahas adalah hal-hal yang terjadi dalam Kompania, laporan dari masing-masing anggota, rencana pertemuan 3 bulanan. Khususnya tgl 25 November pada peringatan hari lahirnya Kompania, diharapkan agar setiap Kompania merayakannya dengan penuh sukacita. Setiap anggota Kompania diimbau untuk merefleksikan hidup panggilannya di tengah kesibukannya sehari-hari, apakah kita sudah meneladani Bunda Angela di tempat kita berada. Dianjurkan supaya mengadakan pertemuan dari 25 sampai 27 November, supaya kita lebih dekat dan akrab dengan saudari-saudari sekomunitas. Rapat ditutup jam 15.00.

DSC_0734.JPG

Sekarang tiba saatnya Ona dan Meity dengan satu rombongan kecil menjalani acara kedua yaitu ziarah ke tempat-tempat di mana Bunda Angela pernah tinggal. Tempat pertama yang kami tuju adalah Desenzano, tempat kelahiran Bunda. Beruntung kami boleh ikut mobil Maria Razza. Beliau ikut ke Dezansano untuk satu malam saja. Mary Cabrini dan Marie Chantal naik kereta api karena jalanan macet,  dan kami bisa bergabung di Desenzano.

Minggu 24 Juli: Ziarah kami dimulai dari Desenzano. Masih ada rumah di mana Angela lahir yang terpelihara dengan baik sekali. Duplikatnya ada di Supratman 1 Bandung. Kami lanjutkan perjalanan ke Salo, ke rumah paman Angela di mana ia ditampung setelah kehi-langan orangtuanya. Perjalanan cukup jauh, sebagian menyusuri pantai Danau Garda. Pemandangan sangat indah. Walaupun jauh, kami nyaman dalam kendaraan. Terbayang betapa sulitnya perjalanan itu di zaman Angela dengan kereta kuda melalui jalan-jalan yang buruk.  Kita ingat kata-kata Bunda:

“Semua pedih dan sedih akan berubah menjadi sukacita dan kegembiraan. Kita akan mendapatkan bahwa jalan-jalan yang berduri dan berbatu akan bertabur bunga bagi kita.”

(Pr R, 27)

Itulah pengalaman Bunda kita sendiri. Dengan itu Bunda mengajak kita putri-putrinya yang mengarungi hidup ini dengan susah payah untuk  tetap melihat ke depan sampai ke tujuan yang membahagiakan.

Esoknya perjalanan dilanjutkan ke gereja S. Agata di Brescia di mana St Angela tinggal di tahun-tahun terakhir hidupnya, mengikuti Ekaristi setiap hari dan menerima tamu-tamunya. Bunda juga sangat mengagumi S. Agatha yang banyak memotivasi hidupnya. Itulah sebabnya Bunda mengingatkan putri-putrinya supaya selalu kembali ke kaki Yesus bila mengalami berbagai kesulitan. Di sini juga disimpan jasad S. Angela dalam sebuah peti kaca. Di gereja ini juga masih tersimpan tulang belulang para martir di dalam sumur bawah tanah.

Kami juga mengunjungi Katedral dan Gereja di mana terdapat patung S Angela yang besar megah. Patung itu punya dua sisi wajah yang berbeda megambarkan pribadi S. Angela. Di satu sisi wajahnya lembut sebagai ibu yang penuh kasih. Sisi yang lain menggambarkan Angela sebagai wanita yang tegar dan bekerja keras.

Kami sangat senang dan bersyukur boleh berziarah ke tempat-tempat bersejarah itu. Tiba saatnya meninggalkan semua itu untuk menyimpannya dalam hati sebagai kenangan berharga. Kami naik bis dilanjutkan dengan kereta api sampai ke Milano. Akhirnya, Jumat 29  Juli rumah singgah di Milano pun harus kami tinggalkan untuk pulang ke Jakarta, dan Ona lanjut ke Kupang.

Kami sangat berterima kasih kepada Maria Razza, Mary Cabrini, para Dewan Federasi serta Mgr. Adriano Tessarallo yang banyak memberi dukungan untuk Indonesia. Terima kasih Mamma Maria, Ester, Jangcarla, Marie Chantal, Larina, dan Theresia yang telah bersama kami napak tilas di Brescia dan sekitar. Khususnya terima kasih kepada saudari-saudari US yang telah menampung kami di Milano.

Terima kasih pula kepada Sr. Emma, Lydia dan teman-teman US Indonesia yang menyertai perjalanan kami dengan doa-doa mereka. Yakinlah bahwa kami tidak lupa mendoakan anda dalam ziarah itu. Semoga pengalaman indah itu mengobarkan kecintaan kami kepada Yesus Kekasih kita dan Bunda Angela serta Kompania, dan kobaran cinta itu dapat kami tularkan kepada Kompania Indonesia.

Semoga Tuhan memberkati kita sekalian dengan segala kelimpahan.

Salam kasih dari kami berdua,

     Meity dan  Ona.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pesta Perak Mgr Antonius Subianto

Mgr Anton 1

Mgr. Antonius Subianto, Asisten Gerejani Kompania Santa Ursula baru saja merayakan pesta Perak sebagai Biarawan Ordo Salib Suci.

Kita semua ikut bergembira dan bersyukur atas teladan kesetiaan beliau kepada Tuhan, yang telah memanggil Mgr. Antonius
Subianto sejak beliau di dalam kandungan Ibu.

Semoga Mgr Anton selalu sehat dan penuh sukacita.

Semoga kita mengikuti teladannya selalu. Amin.

 

Surat Edaran dari Federasi

 

HUT Ke-480 Kompania Santa Ursula

Pada kesempatan HUT ke-480 berdirinya Kompania, tepatnya pada tanggal 25 November 2015, Kompania Brescia dan Pusat Merician akan mengadakan konferensi terbuka bagi semua Keluarga Merician. Saya dan Dewan Federasi sangat berterima kasih kepada Kompania Brescia untuk prakarsa itu guna mendalami kharisma kaya yang diwariskan Bunda kita Santa Angela. Walaupun cara hidup kita berbeda-beda, kita ingin memenuhi keinginan Bunda kita untuk “bersatu bersama.”

Konferensi itu diadakan tanggal 20-21-22 November 2015 yad. Sebelumnya akan diedarkan teks tentang sejarah Federasi. Profesor Belotti yang mengetuai Kongres itu akan menerima program dari semua Kompania dengan catatan tentang organisasinya. Saya harap banyak Kompania bisa ikut serta pada hari-hari yang ditentukan. Bila ada yang belum jelas, silakan menghubungi saya.

Terimakasih kepada anda semua dan masing-masing. Terimalah salam kasih dan peluk ciumku untuk semua Kompania, Kelompok dan setiap pribadi. Saya mohon agar Tuhan Yesus menemani kita dengan rahmat-Nya, dan St. Angela hadir sebagai sahabat yang setia (Nasihat Terakhir 25), dia yang dipilih menjadi ibu, hidup atau mati, dari Kompania yang luhur ini (Nasihat 3, 4)

Maria Razza – Ketua Federasi

 

Maria Razza – Frazione Mottaziana, 205

29011 BORGONOVO V.T. (PC)

Tel : 0039 0523 867227;

HP : 338 5304750; e-mail: → maria.razza@libero.it

 

 

 

 

 

Kepada para Pemimpin

Kompania

Kepada Kelompok-kelompok

Kepada Pemimpin Federasi Asisten Cons. Fed. Msgr. A. Tessarollo

Deputi Ass. Mgr. G. Zito

Deputi Ass. Don Raymond   Nkindji Samuangala

 

 

SURAT EDARAN No. 13

480Terkasih,

Sementara menulis ini, hati saya penuh sukacita mengenang saat-saat indah waktu Konferensi Internasional di Roma!

Kami dapat merasakan senangnya kebersamaan dalam persaudaraan, kembali ke akar-akar kita dan menikmati kehadiran para Pembicara yang membantu kami untuk lebih memahami sejarah Federasi dengan menyediakan teks yang menandakan tonggak sejarah bagi kita.

Konferensi di Roma itu akan tetap kami kenang dalam hati terlebih karena audiensi dengan Bapa Suci Fransiskus. Melihat Paus, mengalami kehadirannya secara langsung, mendengar kata-katanya dari dekat, merupakan pengalaman yang luar biasa dan mengharukan!

Semua ingin menatap mata Paus, tapi kesempatan itu hanya diberikan kepada Kate dan saya. Mata beliau menunjukkan  perhatian penuh dan keterlibatan: biarpun beberapa saat saja, meyakinkan bahwa kami diterima dan didengarkan. Kami memperkenalkan Kompania Santa Ursula kepada beliau, dan menyampaikan terima-kasih karena menyebut kehadiran kami dalam audiensi itu.

Saat lain yang sangat mengesankan adalah Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Kardinal Pietro Parolin, Sekretaris Kenegaraan Vatikan, di basilika Santo Petrus. Di makam Rasul dan Martir Santo Petrus, Paus pertama “Bunda Gereja Kudus”, (R IV, 5) kami mem-peringati HUT ke-480 berdirinya Kompania, dan masing-masing di antara kami merasakan kehadiran Bunda Angela dan kata-katanya menjadi semakin nyata: “Pertahankanlah cara-cara tradisional dan kebiasaan-kebiasaan Gereja yang telah ditetapkan dan dibuktikan oleh orang-orang kudus di bawah bimbingan Roh Kudus. Bagi anda, tempuhlah hidup baru”! (N 7, 22)

Itu saja yang diminta dari masing-masing di antara kita dan kompania-kompania kita,  tidak kurang tidak lebih!

Pengumuman dari Dewan

Seperti biasa, maksud surat edaran saya adalah mengumumkan sebelumnya tanggal pertemuan-pertemuan yang diusulkan oleh Federasi supaya  anda bisa membuat persiapan seperlunya.

Hari – hari pendalaman spiritualitas

Hari-hari pendalaman spiritualitas untuk para Pemimpin Kompania, Wakil Pemimpin serta Dewan mereka, Penanggungjawab atas pembinaan awal dan Pemimpin Federasi akan diadakan di Brescia tanggal 23 April 2016, selama 10 jam, dan berakhir dengan santap siang tanggal 25 April.

“Kelompok kerja” telah mulai tugas mereka sementara kami masih di Roma dan saya yakin  ini akan membuahkan pengalaman baru yang sangat indah! Bagi yang akan ikut silakan hubungi Valeria:  →valeriabroll@gmail.com

Konferensi Internasional 2016

Saya hanya melaporkan tanggal-tanggal yang diusulkan untuk pertemuan internasional di tahun 2016. Menurut Dewan, sebaiknya kita tetapkan waktunya seperti biasa dalam minggu terakhir  bulan Juli, yaitu dari 28 Juli (tiba 27 siang) dan berangkat tanggal 31 Juli pagi sesudah Misa.

Tempatnya belum ditentukan, yang pasti bukan di Roma. Nanti akan kami beritahukan, setelah dipesan tempatnya.

 

Pertemuan orang muda pembentukan awal

Di Italia Utara:

24 – 25 Oktober 2015             di Assisi;

2 – 3     April 2016                   di Bergamo.

Yang bersangkutan telah diberitahukan lewat surat dengan keterangan pribadi lengkap dan rincian lainnya.

Para Penghubung adalah: Maria R. (tel 338 8927699; 049720362); Valeria B. (tel. 338 1369530, 0461 551164); Edda T. (tel. 348 0353588).

Di Sisilia:

6 Desember  2015      di Catania;

2 Juni 2016                 di  Canicattì.

Penghubung untuk mendapatkan berita dan informasi Enza (tel : 095 7691027, 347 1373029)

 

Sekali lagi saya mengimbau para pemimpin dan pembina setiap Kompania supaya menganjurkan keikutsertaan dalam pertemuan-pertemuan itu guna meningkatkan pengetahuan,  persaudaraan dan keterbukaan bagi  cakrawala yang lebih luas dari Tarekat kita.

 

—=o0o=—

Sukacita Mendampingi Katekumen

Ketika seorang remaja jatuh cinta,
topik apa lagi yang paling disukainya
selain membicarakan kekasihnya?
Tidak ada habisnya, tidak ada bosannya,
satu jam berlalu tanpa terasa.

Inilah sukacitaku dalam bertugas mendampingi katekumen.
Aku amat suka menceritakan tentang Kekasihku.
Sukacitaku mewartakan Yesus Kristus,
berbicara tentang-Nya:
apa yang Ia katakan,
apa yang Ia lakukan,
apa yang Ia sukai,
apa yang tidak Ia sukai,
harapan-Nya,
kasih-Nya,
dan segala hal yang kuketahui tentang-Nya.

Kuceritakan pengalamanku bersama Dia…
kudengarkan katekumen kami mensharingkan pengalamannya…
sehingga kami saling memperkaya..

Aku senang memperkenalkan-Nya kepada semua orang.

Aku ingin menceritakan betapa baiknya Dia,
dan sedapat mungkin memenuhi kerinduan-Nya
untuk menjadi sahabat sejati bagiku dan sesamaku manusia.

Bandung 3 Juni 2015

Jatuh Cinta Lagi Pada Yesus

Jatuh Cinta Lagi Pada Yesus

– Konferensi Asia Pasifik Kompania Santa Ursula 2014 –

Fokus

Sepasang suami istri dan tamu-tamunya hendak menonton televisi. Usia suami dan istri terpaut jauh, suami lebih tua daripada istrinya. Tiba-tiba istri berkata, “Waktu suami saya masih muda … “ dan diceritakanyalah dengan memukau apa yang dilakukan suaminya waktu masih muda. Setelahnya, mereka menonton kembali. Lalu sang istri berkata, “Waktu suami saya masih muda … “ dan cerita menarik lain menyusul. Lagi dan lagi kata-kata “Waktu suami saya masih muda … “ menjadi pembuka satu demi satu kisah masa muda suaminya yang diceritakan dengan antusias. Sampai tuan rumah dan tamu-tamu lupa akan televisi.

demikian sepenggal kisah nyata yang diceritakan Sr. Emma dalam Konferensi Asia Pasifik Kompania Santa Ursula 2014 di Bidaracina, Jakarta tentang seorang istri yang amat mencintai suaminya. Pikirannya fokus pada suaminya itu, sampai hafal detil-detil kisah masa muda suaminya, yang mungkin terjadi bahkan sebelum dia sendiri lahir.

Saya amat terkesan akan kisah ini karena ada analoginya. Yesus lahir 2000 tahun yang lalu… saya tidak sempat melihat sendiri masa mudanya. Dalam refleksi sesi ini saya renungkan relasi saya dengan Yesus, dimana saja saya perlu berfokus kembali. Pikiran melayang saat doa mungkin karena saya memang belum memberi waktu yang terbaik dan terindah bagi-Nya. Konsentrasi buyar saat berkarya karena prioritas sering bergeser, seringkali hal penting malah terlewatkan.

“Jatuh Cinta Lagi Pada Yesus” memang tema Konferensi kali ini. Diselenggarakan tanggal 3-7 Juli 2014, dihadiri saudari Ursulin Sekulir dari Jakarta, Bandung, Malang, Madiun, Singapura, dan Australia. Dalam suasana ceria dan penuh kasih persaudaraan kami amat gembira bisa berkumpul kembali.

Kami berdoa bersama, belajar bersama, merenungkan Sabda Tuhan, Pesan Paus Fransiskus dan Kata-kata Santa Angela, bernyanyi dan menarikan tarian-tarian doa, drama dan membuat vignette – “patung” hidup tentang perikop-perikop dalam Alkitab, yang diambil dari kisah wanita-wanita dalam Injil Lukas.

Jumat, 4 Juli 2014

Kami merenungkan wanita-wanita di Jaman Yesus. Meskipun wanita Yahudi di Palestina abad pertama hidupnya amat terbatas karena budaya saat itu, Yesus membuat berbagai terobosan yang memberdayakan wanita. Tidak heran banyak wanita menjadi murid-Nya, walau pada masa itu rabbi  ( guru ) biasanya muridnya laki-laki semua.

Bersama Marta dan Maria kami menerima kehadiran Yesus di rumah ini. Bersama Bunda Maria yang sedang mengandung Yesus berjalan ke pegunungan untuk melayani Elisabet istri Zakaria, kami belajar bahwa Yesus bukan hanya untuk disimpan sendiri tetapi untuk dibagikan pada sesama. Dalam sharing kami merenungkan indahnya “Harta satu-satunya” yang kami miliki – Yesus. Tidak seperti “kue” yang akan berkurang kalau dibagikan, Yesus tidak akan habis dibagikan… jadi kenapa harus kami simpan sendiri ?

Syukur pada Tuhan, dalam konferensi ini dua orang saudari, Yustina dan Lilyana mengucapkan ikrar kekal. Seumur hidup menjadi Mempelai-Nya. Persiapan akhir dimulai dengan mendoakan secara khusus Yustina dan Lilyana dalam ibadat komunitas.

Mendoakan Lilyana dan Yustin yang akan berkaul kekal.

Mendoakan Saudari Yustina dan Lilyana yang akan berkaul kekal

Kami melalui saat-saat persiapan Sakramen Rekonsiliasi bersama.  Belajar fokus pada Yesus, seperti perempuan berdosa di rumah orang Farisi ( Luk 7:35-50) yang tidak peduli orang mau curiga, orang mau menghina, atau orang marah padanya yang penting baginya cuma satu: datang pada Yesus.

Orang bilang “Koreng yang sering dicungkil tidak akan sembuh tapi menaruh obat anti kuman pada luka sering kali perih rasanya”. Demikian pula halnya dengan beban dosa… diingatkan pun (baik oleh orang lain maupun hati nurani) kadang malah kesal sendiri rasanya..  maka kami mau berdoa pada Yesus, sang penyembuh dan pembebas untuk mohon rahmat pertobatan, kerendahan hati untuk mau mendengarkan teguran, bertobat sepenuh hati dan merayakan Sakramen Rekonsiliasi, tanda persatuan kembali dengan Allah yang Maharahim, yang mengampuni dan menyembuhkan.

Hari Sabtu 5 Juli

Setelah Ibadat Ofisi pagi dan sarapan, kami merenungkan Hana anak Fanuel (Luk 2:36-38). Karena rahmat Tuhan, Hana berjumpa dengan Mesias yang dinantikan bangsanya. Bersama Hana yang melihat wajah Allah dalam kanak-kanak Yesus di Bait Allah alangkah rindu saya untuk bisa melihat wajah Yesus dalam kanak-kanak yang saya layani.

Setelah rehat teh kami mempersiapkan Perayaan Ekaristi  dimana Lilyana dan Yustina akan mengucapkan kaul kekal mereka, dipimpin oleh Pastor J. Sudarminta.  Sudut gereja St. Antonius Padua dimana para biarawati berdoa didekor menjadi kapel ber-altar tersendiri, dengan meja-meja, kain, bunga dan lilin. Koor Legio Maria berdatangan, wajah-wajah ramah berseri dari para Biarawati Ursulin yang bersama kami turut menghadiri Misa ini. Anggota Kompania berbaris berdua-dua dalam prosesi masuk. Bunda Angela pasti senang sekali!

Dalam Misa yang berlangsung penuh kehangatan, Lilyana dan Yustina mengucapkan janji mereka untuk setia pada Kristus, mengabdi-Nya seturut teladan Santa Angela dalam Kompania Santa Ursula untuk seumur hidup.

Janji ketaatan, kemiskinan, dan keperawanan yang membawa kebahagiaan. Selamat melayani Tuhan lewat sesama, saudariku terkasih. Syukur kepada Allah!

Yustina KaulLilyana Kaul

Yustina dan Lilyana mengucapkan Kaul Kekal

Setelah Misa

Terima kasih Para Biarawati Ursulin yang menyediakan tempat, mendukung, serta mendoakan pertemuan ini.

Tua maupun muda, sekulir dan biarawati bersatu dalam sukacita Santa Angela.

Para Ursulin Sekulir bersama Sr. Agnetta yang penuh selalu sukacita. Sejak awal kami datang Sr. Agnetta bertanya, ada berapa yang mau berkaul ? Siapa saja ? Saya doakan!

Sebaliknya, kami pun bertanya padanya, apa rahasia sukacita Suster Agnetta ? Yesus!  

Terima Kasih khususnya untuk Sr. Emma G, OSU yang telah mempersiapkan bahan dan membimbing kami selama ini, Pastor J. Sudarminta ,SJ yang memimpin Misa pembaktian diri dan Pastor Alfonsus Zeam Rudi, SCJ dan Pastor Martin yang telah memberikan Sakramen Tobat kepada kami. Juga kepada Sdri. Josephine dari Singapura yang telah mengambil foto.

Kompania 2014 P1170294

Salam Kasih dari Kompania Santa Ursula.

Tuhan Memberkati.

Menemukan Tuhan lewat keindahan ciptaan-Nya

Di waktu senggang aku suka berjalan-jalan dan bermeditasi.
Melihat alam sekitar memuliakan Tuhan dengan caranya sendiri dan menguatkan imanku.
Disini kubagikan refleksiku akan apa yang kupandang:

Sunguh Indah Karya Agung-Mu Tuhan

Sungguh Indah Karya Agung-Mu Tuhan

Foto0130

Dimana ada dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku,

Aku ada di tengah-tengah mereka

Foto0129

Yesus berkata, “Akulah Jalan, Kebenaran, dan Hidup”.

Terpujilah Tuhan!

Yohana Eny Prihatiningsih

Surat Edaran Federasi no. 6

“Kita akan mendapatkan bahwa jalan-jalan yang berduri dan berbatu akan bertabur bunga bagi kita dan berlantai emas mulia” (Pr R 27)

Piacenza, 25/11/13

Saudari-saudariku yang terkasih,

Pertemuan Dewan Federasi diadakan tanggal 23 November 2013 di Brescia. Pada saat yang berdekatan diadakan konferensi dengan tema: “Kakak beradik Girelli dan Kompania Santa Ursula”, dan pembaktian diri seorang suster.

Kami amat gembira boleh bertemu di dekat Bunda Angela, di Gereja yang menyimpan jasad beliau. Kami sungguh merasakan kehadirannya. Bunda tidak pernah berhenti menemani dan mem-bantu kita setiap saat di mana saja.

Konferensi ini dan Pertemuan Dewan adalah suatu anugerah. Kami merasakannya sebagai perwujudan nyata pesan Santa Angela:

“ …. biarkanlah mereka mendengar khotbah atau ceramah singkat… mereka bertemu satu sama lain sebagaimana layaknya saudari-saudari yang saling mencintai, sambil membicarakan hal-hal yang rohani, mereka bergembira bersama dan saling meneguhkan, hal ini akan sangat bermanfaat” (N 8).

Hal yang sama ditegaskan pula dalam Konstitusi kita:

“ … itulah saat-saat rahmat bagi Kompania yang memungkinkan kita saling membagikan cita-cita yang sama, mengajari kita sukacita kebersamaan, mengalami secara lebih mendalam kehadiran Pendiri kita sebagai perantara.” (Konstitusi #15)

Ada banyak masalah dan keprihatinan kami, khususnya saat Dewan merasa tidak sanggup menolong mengatasi kesulitan Kompania-kompania dan Kelompok-kelompok kita.

Baiklah segala suka duka yang kita alami kita persembahkan kepada Tuhan dalam doa. Doa dan dukungan anda sekalian menguatkan kami.

Karena itu berdoalah bagi setiap anggota Dewan, dan marilah kita tetap saling mendoakan, sementara kita melanjutkan peziarahan sebagai saudari satu sama lain.

Ada beberapa berita yang ingin saya sampaikan:

Pertemuan Anggota Muda

Pertemuan anggota muda yang masih dalam masa pembinaan akan diadakan:
• di Milan untuk Italia Utara 9 Februari 2014. Penghubung: Maria R. (t el 338 8927699, 049 720 362), Valeria B. (Tel 338 1369530, 0461 551164)
• di Catania untuk Sicilia tanggal 22 Februari 2013. Penghubung: Enza A. (Tel: 347 1373029)

Untuk Sicilia, diadakan acara “dua hari berbagi persaudaraan” yaitu pada tanggal 27 dan 28 Desember 2013 di Canicatti di “Casa Angela “, terbuka untuk teman-teman OMK yang ingin mengalami “spiritualitas Merician.” Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Enza.

Saya sangat senang pertemuan ini diperluas cakupannya. Saya mengajak para pemimpin dan pembimbing pelatihan awal untuk mendukung mereka dengan doa dan menguatkan keyakinan mereka.

Hari-hari Pendalaman Rohani

akan diadakan di Brescia Jumat, 2 Mei, 2014, mulai pukul 10 pagi sampai Minggu siang 4 Mei 2014 untuk para pemimpin dan wakilnya serta formatris pembinaan awal.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat rasa tanggung jawab para Pemimpin bagi Kompania, membicarakan kesulitan-kesulitan yang dialami Kompania di bawah tanggung jawab mereka, saling berbagi pengalaman dan saling mendukung.

Saya mengundang semua untuk ambil bagian dalam “penyembuhan bersama” ini. Walaupun pertemuan ini singkat saja, pasti akan bermanfaat bagi hidup rohani dan ikatan persahabatan kita. Kita akan terbantu untuk makin menyayangi satu sama lain.

Tanggal 4 Mei 2014, di hari terakhir pendalaman rohani ini ada pertemuan untuk semua suster dalam pembinaan awal, baik dari utara maupun selatan.

Pertemuan Internasional

Dimulai Minggu 27 Juli sampai Kamis 31 Juli pagi hari setelah misa pagi bertempat di “Casa tra noi” di via Monte de Gallo – Roma.

Memang masih lama, tetapi mohon siapkan cuti dari jauh hari agar anda dapat menghadirinya. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi bendahara kita Rosa Bernasconi Tel. 031 986480, 328 6632995.

Para Mitra yang Setia

Beberapa Kompania minta penjelasan lebih lanjut tentang Mitra. Hal ini sebenarnya sudah dijelaskan dalam Konstitusi #27.1 dan #27.2 bahwa Federasi memberi kebebasan pada Kompania untuk mengatur apa yang baik bagi mereka.

Hanya saja, Dewan mau berpesan bahwa mitra adalah orang Kristiani yang ingin belajar dan mengikuti Spiritualitas Merician. Itu berbeda dengan para sukarelawan yang kadang membantu karya Kompania, Kompania, atau anggota Kompania.

Setiap Dewan Kompania boleh saja menentukan macam kelompok yang akan dibentuk.

Tentang hal itu ada bacaan yang bagus, berjudul “Dedica a lettore” (diperuntukkan bagi pembaca), artikel dr. Daniela Leggio yang didasarkan pada Kode Trivulzianus.

Kompania Baru di Toronto

Menanggapi permintaan Pimpinan Kompania Canada Terese Bolduc, Dewan Federasi secara bulat menyetujui kompania baru ini dimasukkan ke dalam Federasi. Anggotanya ada 12 orang. Sekarang kita tinggal menunggu konfirmasi Tahta Suci.

Dewan Federasi

Dewan Federasi akan bertemu kembali pada tanggal 4 Januari di Wisma Betania, Milan. Pertemuan itu akan didahului hari-hari pendalaman spiritualitas.

Buletin “Responsibilita” No 3, seharusnya sudah diterima oleh saudari sekalian. Buku ini sangat penting. Tebal, karena memuat semua pidato konferensi internasional yang lalu, sangat berguna dan penting bagi pembinaan kita semua.

Di dalamnya ada pesan-pesan dari Asisten Gerejani, dari Presiden, dan banyak refleksi yang dapat dipakai untuk memperdalam spiritualitas Merician. Gunakanlah dengan baik untuk renungan pribadi maupun untuk disharingkan dalam Kompania masing-masing.

Saya akan mengakhiri surat ini. Mohon maaf atas keterlambatan dalam mengirim surat edaran ini karena ada beberapa masalah mendesak.

Kita membawa semangat Natal dalam kontemplasi, penuh kagum atas misteri besar kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Kepada para Asisten Gerejani yang terhormat, kepada Anda sekalian dan kaum keluarga Anda saya sampaikan harapan berkobar untuk sebuah awal baru penuh sukacita Injil.

Saya memeluk anda semua dalam Santa Angela.

Maria Razza – Presiden
______________________
Maria Razza
Frazionei Mottaziana, 205
29.011 BORGONOVO VAL Tidone (PC)