Monthly Archives: April 2012

Paskah 2012

 HIDUP BARU

Surat Edaran Kompania Santa Ursula Brescia-Indonesia

Institut Sekulir Santa Angela Merici

– Ursulin Sekulir –

APRIL 2012

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu

Saudari-saudari terkasih, 

Kristus sudah bangkit!

Mari kita rayakan dengan gembira, alleluia! Tuhan yang bangkit adalah sumber kekuatan dan penghiburan kita selama ziarah di bumi ini. Terimalah Salam Paskah dari segala penjuru dunia:

Paus Benediktus XVI:

“Masing-masing dikasihi Yesus sampai akhir, sampai pemberian diri-Nya di salib, ketika Ia berseru: “Sudah selesai.” (Sudah dibayar tuntas.)  Mari kita membiarkan diri disentuh oleh kasih-Nya, mari kita biarkan diri dirubah, sehingga kebangkitan dapat benar-benar terlaksana dalam diri kita.”

Maria Razza, Italia:

“Hari ini Kamis Putih, peringatan Ekaristi. Bersama-sama kita bersyukur kepada Yesus yang memberi segenap diri-Nya dan kasih-Nya. Selamat bahagia Paskah kepada semua suster di Indonesia. Saya merindukan kedatangan kalian dalam Musyawarah. Bunda Angela melindungi perjalanan kalian. Salam hangat dan peluk cium.”

Caterima Dalmasso, Italia mengirim sebuah doa buat kita:

“O Tuhan yang bangkit,

Semoga kami mengalami apa yang dialami perempuan-perempuan di makam di pagi Paskah: Mereka melihat sang Pemenang, tetapi tidak mengalami kekalahan lawan.
Hanya Engkau dapat memberi kepastian bahwa maut sungguh dikalahkan. Berilah kami keyakinan bahwa kematian tidak berkuasa lagi atas kami. Ketidak-adilan akan berakhir. Air mata korban kekerasan akan dihapus seperti sinar matahari mengeringkan air hujan.

O Tuhan yang bangkit,

Cabikkanlah tabir keputus asaan dan gulunglah pembalut dosa-dosa kami ke sudut. Berilah kami damai. Jagalah kami dari keserakahan. Tambahkan persediaan keberanian kami. Lipat gandakanlah kasih kami.

O Tuhan yang bangkit,

Buanglah jauh-jauh setiap bayangan kecongkakan. Kenakan jubah belaskasihan dan kelemah lembutan. Berilah kami masa depan penuh rahmat dan terang dan kasih yang berkobar untuk kehidupan. Kami persembahkan kepada-Mu segenap diri kami dan apa yang kami miliki untuk membangun budaya kebenaran dan kasih di dunia ini dan kerinduan akan Dikau. Amin.” (Don Tonino Bello) 

Itulah doa Kate untuk kita.

Doris Cordina dan para suster Kompania Malta:

Terima kasih untuk ucapan selamat Paskah. Kami pun menghaturkan Selamat Paskah penuh rahmat dan berkat.

Josephine Liow dan Ebba, Singapore:

Selamat Paskah kepada anda sekalian sahabat-sahabat di dalam Kompania. Semoga anda dipenuhi damai. Kristus memegang tangan kita dan berjalan bersama kita seperti Ia berjalan bersama murid-murid yang ke Emaus.
Alleluia, pujilah Tuhan!

Tgl 29 April nanti kita merayakan Hari Panggilan Sedunia. Panggilan makin menurun walaupun kita giat melakukan promosi panggilan. Mari kita menggali pesan Bapa Suci dan melihat apa yang bisa kita terapkan untuk diri sendiri, kelompok dan lingkungan.

Iklan

Hari Panggilan Sedunia 29 April 2012

Hidup Baru – April 2012

Ringkasan Pesan Paus Benedictus XVI

 “Saya mohon dengan sangat supaya anda yang terlibat dalam pembinaan kaum muda, memperhatikan dari dekat mereka yang merasa terpanggil untuk imamat atau hidup bakti. Penting bagi Gereja untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan banyak orang muda dengan murah hati menjawab “ya” sebagai jawaban atas panggilan kasih Allah. Cara menumbuhkan panggilan adalah dengan memberi bimbingan dan arahan yang bermanfaat di sepanjang jalan.


Sarana: Sabda Allah, Doa, Ekaristi

Pusatnya adalah cinta kepada Sabda Allah.

Cinta itu bertambah besar dengan semakin mengakrabi Kitab Suci. Juga doa khusuk tanpa henti baik pribadi maupun dalam komunitas. Itu membuka kemungkinan mendengar panggilan Allah di tengah kebisingan hidup sehari-hari. Tapi di atas segalanya, Ekaristi harus menjadi inti setiap perjalanan panggilan. Di sinilah kasih Allah menyentuh kita dalam kurban Kristus, ungkapan sempurna dari kasih. Di sinilah kita belajar terus menerus bagaimana hidup menurut “standar tinggi” kasih Allah.  Kitab Suci, doa dan Ekaristi adalah harta berharga yang membuat kita mampu menangkap keindahan hidup yang sepenuhnya dijalani untuk melayani Kerajaan Allah.


Gereja lokal dan keluarga

Saya berharap Gereja lokal dan kelompok-kelompok di dalamnya menjadi lahan  di mana panggilan dikenali dan keasliannya diuji; tempat di mana orang muda memperoleh bimbingan rohani yang bijak dan kokoh.

Teristimewa kasih dalam keluarga merupakan ungkapan kasih Kristus yang memberi diri-Nya kepada Gereja. Di dalam keluarga orang muda bisa memperoleh pengalaman indah dari kasih yang memberi diri. Sesungguhnya, keluarga tidak hanya merupakan tempat yang istimewa untuk mendapat pembinaan manusiawi dan Kristiani, tetapi juga tempat persemaian yang terbaik untuk menumbuhkan panggilan hidup bakti dalam Kerajaan Allah.

Jatuh cinta

Panggilan adalah jawaban atas kasih Allah. Kita dikasihi Allah sebelum kita dijadikan. Digerakkan melulu oleh kasih-Nya yang tak bersyarat  Ia mencipta kita dari ketiadaan untuk masuk ke dalam komunikasi penuh dengan Dia. Kebenaran yang dalam dari keberadaan kita terletak dalam misteri menakjubkan ini: setiap ciptaan, khususnya manusia, adalah buah pikiran Allah dan tindak kasih-Nya, kasih tanpa batas, setia dan kekal. Penemuan realita itulah yang sesungguhnya dan secara mendalam merubah hidup kita.

S. Agustinus menyebut Alllah Keindahan dan Kasih yang Tertinggi: “Engkau memanggil, Engkau berseru, dan Engkau menembus ketulianku. Engkau memancar, Engkau bersinar, dan menghalau kebutaanku. Engkah menghembuskan keharuman-Mu atas diriku. Aku menghirup dan terengah-engah bagi-Mu. Aku telah mencicipi Engkau, sekarang aku lapar dan haus karena ketagihan. Engkau menyentuh aku, dan aku mendambakan damai-Mu.”

Dengan gambaran itu S. Agustinus berusaha menggambarkan misteri yang tak terlukiskan tentang perjumpaannya dengan kasih Allah yang merubah seluruh kehidupan. Kasih itu tak terbatas dan mendahului kita, menopang kita dan memanggil kita di sepanjang jalan kehidupan. Kasih itu berakar dalam pemberian bebas mutlak dari Allah.

Setiap panggilan khusus lahir dari prakarsa Allah, merupakan pemberian dari Kasih Allah. Dialah yang mengambil langkah pertama. Bukan karena Ia menemukan sesuatu yang indah pada diri kita, tetapi karena kehadiran kasih-Nya sendiri yang “dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus.”

Namun keindahan yang menarik dari kasih ilahi yang mendahului dan mengiringi kita , perlu diwartakan terus menerus, terlebih kepada kaum muda. Kasih ilahi itu adalah dorongan tersembunyi, motivasi yang tak pernah gagal, bahkan dalam situasi yang paling sulit. “

 Bagaimana kita akan menanggapi Pesan Bapa Suci ?

Orang-orang muda di sebuah kesuskupan di Filipina mengadakan tuguran sepanjang malam:

Gema Pesan Paus

Dalam rangka menyambut HUT 50 tahun keuskupan Cabanatuan di Filipina tahun depan, akan diadakan tuguran sepanjang malam tgl 27-28 April 2012 untuk mohon panggilan. Tema: Roh Kasih Allah. Diharapkan 500 – 600 orang muda akan mengikuti acara itu.

Joannie Bolisay, koordinator muda-mudi sekeuskupan menjelaskan

“Tema itu diambil dari pesan Bapa Suci untuk Hari Panggilan Sedunia yang akan dirayakan tgl 29 April. Tujuannya mengirim 50 seminaris pada HUT Keuskupan  ke 50 tahun 2013. Tuguran semalaman itu akan menjadi acara pertama untuk perayaan mendatang. Kami ingin tahu respons mereka supaya program panggilan dan program lainnya untuk orang muda sesuai dengan kebutuhan mereka. Kami berharap tuguran itu bisa memperdalam kesadaran akan panggilan di antara kaum muda, memajukan panggilan untuk imamat dan kehidupan religius, serta meluncurkan program panggilan di keuskupan.”

Youth Vocation Vigil
http://youthpinoy.com/cabanatuan-youth-to-hold-vocation-vigil/

 Bagaimana kita akan menanggapi Pesan Bapa Suci ?

Musyawarah Federasi 21-24 Juli

Bulan lalu kita sudah menjawab kuestioner untuk Musyawarah Federasi yang akan diadalan di Roma tgl. 21-24 Juli tahun ini. Semua jawaban anda sudah dirangkum dan dikirim. Maria Razza mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama kita.

Kompania Indonesia akan diwakili oleh Ketua dan wakilnya,
Meity Wijaya dan Mia Raring. Sr. Emma mendapat undangan khusus dari Ketua Federasi untuk mendampingi. Mohon doa bukan saja supaya selamat dalam perjalanan dan tetap sehat, tapi terlebih supaya kami dapat benar-benar mewakili Kompania Indonesia, memberi sumbangan positif untuk kepentingan seluruh Federasi dan Kerajaan Allah.

Tema Pernas kita disesuaikan dengan tema Musyawarah:

Bersama-sama sebagai sekulir melayani Kerajaan Allah.

Baiklah dalam doa harian anda menyisipkan doa untuk Musyawarah Federasi maupun untuk Pernas kita supaya menghasilkan buah-buah rohani yang limpah.

Pertemuan Nasional 4-8 Juli

Pernas kita kali ini terdiri dari dua bagian: 4-6 Juli khusus untuk kita Ursullin, dan 6-8 kita akan bergabung dengan para sekulir Indonesia yang bukan Ursulin. Tema bagian kedua ialah:

“Panggilan Wanita yang dibaktikan
menjadi Nabi dan Mistikus di tengah Masyarakat”

Tempat pertemuan sesuai dengan kesepakatan kita yang lalu di Bandung. Diharakan sudah ada di tempat hari Rabu 4 Juli jam 14.00. Tentu amat diharapkan anda datang sebelumnya.  Pertemuan selesai Minggu 8 Juli siang sesudah makan siang.

Mohon anda mengatur waktu cuti dan transportasi dari jauh hari. Waktu berlalu sangat cepat… Banyak terima kasih.

Selamat Ulang Tahun

Bulan April:
20 Meity Wijaya di Jakarta
21 Margaretha Siti Asiyah di Yogyakarta
Bulan Mei
28 Lusia Kaminah di Malang

31 Engeline Gardenia di Jakarta







Selamat bahagia kepada anda yang berulang tahun.

Kami bersyukur bersama anda atas anugerah kehidupan dan anugerah panggilan, tanda kasih Allah yang sangat istimewa bagi anda.

Semoga anda dipelihara dalam naungan kasih-Nya dan kasih anda bertambah-tambah bagi Sang Mempelai dan segenap ciptaan-Nya

Kami mohonkan bagi anda secara khusus yang dimohonkan Kate bagi kita sekalian:

Tuhan yang bangkit, berilah kami masa depan penuh rahmat dan terang
serta kasih yang berkobar untuk kehidupan.
Kami persembahkan kepada-Mu segenap diri kami dan apa yang kami miliki. Mampukan kami untuk membangun budaya kebenaran dan kasih di dunia ini
dan kerinduan akan Dikau.

Amin.