Mengenal Kompania Santa Ursula Indonesia

Oleh: Meity Wijaya

Awal mulanya

Pertama saya ucapkan  terima  kasih atas  kesempatan  yang  diberikan  kepada saya untuk memperkenalkan Kompania  Santa  Ursula Indonesia, di mana saya menjadi anggota.

Tanggal 26-29 Juni 1989 diadakan pertemuan bagi siapa saja yang ingin menghayati semangat Santa Angela Merici. Pertemuan yang diadakan  di Jalan Anggrek 2, Bandung itu menghasilkan tiga wadah:

  1. Kerabat Santa Angela, yang anggotanya terdiri dari pria dan wanita, menikah dan lajang, pokoknya siapa saja yang ingin menghayati semangat Santa Angela dalam hidup mereka.
  2. Putri-putri Santa Angela: Kelompok wanita lajang yang membaktikan diri kepada Tuhan dengan semangat Santa Angela dan tetap tinggal dalam masyarakat.
  3. Kompania Santa Ursula, Kelompok wanita lajang yang menjalani hidup bakti di tengah masyarakat dengan semangat Santa Angela. Kelompok ini memilih untuk bergabung dengan Federasi Kompania Santa Angela, bentuk asli yang didirikan oleh Santa Angela dalam tahun 1540. Kompania itu berkembang secara otonom di berbagai negara sampai didirikan Federasi Institut Sekulir Santa Angela Merici – Kompania Santa Ursula” pada tanggal 25 Mei 1958 dengan hak kepausan diresmikan dengan dekrit “Vetustum et Praeclarum Institutum”.

Perkembangan Kompania Santa Ursula Indonesia

Selanjutnya saya perkenalkan bentuk yang ketiga ini. Para anggotanya disebut Ursulin Sekulir, untuk membedakannya dari Ursulin Biarawati. Kompania tersebar di beberapa keuskupan: Jakarta, Bandung, Yogya, Madiun, Malang, Kupang, Larantuka. Setiap tahun kami mengadakan Pertemuan Nasional dalam bulan Juni atau Juli, waktu liburan sekolah. Dari tahun 1990 sampai 2003 Pertemuan Nasional kami dipimpin oleh Elisa Tarolli, anggota Dewan Federasi di Brescia, Italia. Kelompok Indonesia merupakan cabang dari Kompania Brescia.

Bulan Juni 2005 diadakan Kapitel pertama dihadiri oleh Ketua Federasi dan Catarina Dalmasso. Kompania Santa Ursula Indonesia diresmikan sebagai Kompania yang otonom dengan pimpinan sendiri, karena jumlah anggotanya sudah ada 12 yang berikrar.

Federasi Kompania Santa Ursula resminya bernama: Institut Sekulir Santa Angela Merici – disingkat ISSAM. Anggota ISSAM ada sekitar 4000 orang, tersebar di Italia Perancis, Jerman, Swiss, Malta, Kanada, USA, Brasilia, Etiopia, Australia, Filipina, Vietnam, Singapura dan Indonesia.

Hubungan Internasional

Hubungan internasional terselenggara melalui konferensi-konferensi, biasanya di Italia, Rapat Dewan Federasi di mana saya juga anggotanya, buletin dan surat edaran dari ketua Federasi. Rapat Dewan cukup sering diadakan, tapi bagi saya cukup dua atau tiga tahun sekali mengingat jarak yang jauh.

Pernas kami pun beberapa kali, dan tiga tahun terakhir ini berturut-turut, dihadiri oleh teman-teman dari Thailand, Australia, Singapura, Filipina, sehingga diadakan dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia. Pertukaran Internasional ini sangat memperkaya dan memperluas wawasan kami.

Cara hidup Ursulin Sekulir  

Kami tidak punya seragam, tidak punya kerasulan bersama, tidak memiliki rumah pusat. Masing-masing tinggal di rumah sendiri atau bersama keluarga. Kerasulan kami adalah pekerjaan kami masing-masing: Ada yang di sekolah, di toko, di rumah tangga, di gereja sebagai koster, dll.

Tujuan dan Penghayatan Triprasetya

Tujuan Ursulin Sekulir adalah: Hidup sebagai wanita yang dibaktikan kepada Tuhan dengan hadir di tengah masyarakat. Di situlah kami melayani Tuhan yang Maha Agung dalam sesama. Cara hidup ini tujuannya sama dengan hidup membiara, yaitu memuliakan Tuhan dengan kekudusan pribadi. Sarana yang dipakai pun sama, yaitu doa, matiraga, dan menghayati nasihat-nasihat Injil keperawanan, kemiskinan dan ketaatan.

Ketaatan: terutama kepada Roh Kudus yang bisikan-Nya selalu terdengar dalam hati nurani. Makin murni hati kita, makin jelas suara itu terdengar. Kami taat kepada Hukum Allah dan Gereja, kepada Konstitusi Federasi, kepada Uskup setempat, kepada pemimpin Kompania. Kami mempertanggung jawabkan dan minta izin atau nasihat kepada Pemimpin dalam hal-hal besar, misalnya pindah pekerjaan, pindah rumah.

Keperawanan: Menjaga kemurnian hati, dan di atas segalanya memelihara kasih yang berkobar kepada Yesus, Kekasih kami. Kami senang memakai istilah Italia untuk kekasih, yaitu Amatore. Kami berusaha hidup sebagai mempelai-Nya yang suci murni, mengusahakan hubungan kasih yang mesra dengan Tuhan lewat hidup doa kami: Perayaan Ekaristi, sebisa mungkin setiap hari, Ibadat Pagi, Sore dan Penutup, Membaca dan merenungkan Sabda Tuhan, sebisanya satu jam sehari, menerima Sakramen Tobat secara teratur sebulan sekali.

Kemiskinan: Kamiskinan kami bukan dalam hal tergantung dan meminta, tapi justru dalam memberi. Masing-masing punya penghasilan sendiri yang dipakai untuk kebutuhan hidup; sebagian disisihkan untuk hari tua dan untuk disumbangkan kepada keluarga atau orang miskin. Kami memberi petanggung jawab tentang keadaan ekonomi secara keseluruhan kepada pemimpin. Pengeluaran sehari-hari tidak perlu dilaporkan. Untuk pengeluaran besar, misalnya memperbaiki rumah, atau mau beli kendaraan, perlu minta izin kepada pemimpin.

Tiap kelompok, yaitu Jakarta, Bandung, Jateng dan Jatim, Flores dan Timor punya uang kas untuk menolong anggota yang membutuhkan, misalnya kena musibah, dan meringankan biaya Pernas.

Penerimaan Anggota Baru

Penerimaan anggota baru merupakan wewenang Pemimpin dan Dewannya. Syarat-syaratnya menjadi anggota adalah sebagai berikut:

  1. Punya keinginan untuk membaktikan hidupnya kepada Tuhan sebagai sekulir;
  2. Sudah dibaptis dan menerima sakramen krisma;
  3. Sehat jiwa raganya;
  4. Berusia antara 21-35 tahun;
  5. Punya pekerjaan tetap;
  6. Tidak terikat pada tarekat hidup bakti lain.

Tahap-tahap Pembinaan

  1. Masa Perkenalan selama satu tahun: Calon menjadi peninjau dan ikut dalam pertemuan bulanan yang diadakan sekali sebulan dalam kelompok.
  2. Masa Pembinaan awal selama dua tahun: Dalam Pertemuan Nasional calon minta secara resmi untuk diterima. Ia menjadi “Novis” dan dibimbing oleh anggota yang ditunjuk untuk itu. Misalnya Ona Cresentia untuk Flores dan Timor. Seorang calon anggota di Bandung dibina oleh Sr. Emmanuel Gunanto, Pembimbing Rohani KSU Indonesia. Sebelum KSU dimulai di Indonesia, Sr. Emma sudah mendapat training dari Ibu Elisa Tarolli, dan menjadi penghubung antara Indonesia dan Brescia.
  3. Masa Ikrar Sementara. Sesudah dua tahun, calon boleh mengajukan permohonan untuk mengucapkan Ikrar Ketaatan, Keperawanan dan Kemiskinan di dalam Kompania. Ikrar sementara ini untuk dua tahun, lalu dibaharui lagi untuk tiga tahun. Selama masa ini ia dibina oleh anggota yang diberi tugas pembinaan dalam Kompania.
  4. Anggota penuh: Sesudah menjalani ikrar sementara selama lima tahun, anggota boleh mengikrarkan triprasetia seumur hidup yang menjadikan dia anggota penuh.

Suka Duka Ursulin Sekulir

Menjalani hidup ini sebagai pengantin Kristus, menjadi kekasih Yesus, Sang Mahakasih, merupakan sukacita yang tidak habis-habisnya setiap hari. Kami mempunyai kekasih, Sang Amatore, yang setia setiap waktu, yang bisa diandalkan selalu. Sumber energi kami adalah CINTA. Kami tak pernah lupa apa yang terus didengungkan oleh Ibu Elisa Tarolli: CINTA-CINTA! Kata beliau, kami ini pengantin Kristus. Setiap hari merupakan hari pernikahan kami. Mana ada pengantin yang sedih?

Kami menjalani hidup bakti ini di tengah masyarakat dengan segala masalahnya. Mau tak mau kami ikut terlibat. Tidak selalu mudah untuk melayani dengan kasih, dan menjadi wajah belaskasih Allah. Pekerjaan berat, ada banyak kebutuhan. Sebagai wanita lajang, ada banyak tantangan. Orang tidak mengerti cara hidup kami. Kami dituntut banyak. Kami lelah, tidak bisa lari ke tempat sunyi seperti di biara. Kemacetan di jalan menjadi hambatan untuk pertemuan kelompok setiap bulan. Kadang tak mungkin menjalani kegiatan rohani seperti yang kami inginkan. Di tengah segala kesibukan, kami menyerahkan diri kepada Dia dan berusaha menyatu dengan Dia, kontemplasi dalam aksi, doa 24 jam sehari, hidup dalam hadirat-Nya, dalam arus kasih-Nya dan menyalurkan kasih itu kepada dunia kita yang sedang sakit dan merana. Semoga kehadiran kami membantu terciptanya KERAJAAN ALLAH di tengah kita,  dunia penuh kasih dan damai.  Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s