Sharing kisah panggilan: Lena Muljana

Pada suatu kesempatan, saya meminta Kak Lena menuturkan kisah panggilannya:

“Iya, kisahnya begini… Kak Lena merasakan panggilan tahun 1988. Ada perasaan ingin berbakti kepada Tuhan, ingin lebih dekat dengan Tuhan, tetapi belum tahu wadahnya…

Lalu mulailah mencari dan bertanya-tanya pada Romo, tetapi belum dijawab..

Kurang lebih tahun 1990 Sr. Emma memberi seminar KS di Paroki di Jakarta, di dekatnya ada pemudi-pemudi.  Saat bertanya pada Romo, oleh Romo dijawab, ‘Nah, ini dia, Sr. Emma punya kelompoknya!’. 

Kak Lena lalu ketemu dengan Sr. Emma-nya, ngobrol-ngobrol… makin dekat.. Kemudian ada kesempatan konsultasi dengan Romo Wono Sunaryo SJ, Romo yang lain lagi, beliau ini sahabat Sr. Emma.

Atas anjurannya, Kak Lena membuat CV, biodata lalu dikirim ke Bandung.

Kemudian, ada jawaban dari Kompania: Welcome!

Juni 1993 aku diundang ikut Pernas di Bandung, Papi Mami sudah ijinkan.

Tapi kemudian Mami Kak Lena sakit dan bulan Mei 1993 meninggal.

Meninggalnya Mami membuat Kak Lena jadi ragu-ragu tetapi Papi menguatkanku supaya tetap berangkat, teman-teman dan Romo juga mendukung. Pertemuan berikutnya, tahun 1994, Kak Lena diterima oleh kawan-kawan menjadi calon anggota Kompania, dan tanggal 25 Juni 1997 mengucapkan ikrar pertama di Biara Santa Maria Jl. Juanda Jakarta.”

Sebenarnya….  siapakan Bunda Angela bagi kak Lena ?

“Bagiku Santa Angela adalah idolaku, aku ingin mengikuti teladan, semangat hidupnya, dan semangatnya dalam melayani. Aku tuh kagum.. kog ya dia mau.. padahal abad itu keputusan beliau begitu kontroversial, ini bukan zaman modern. Aku mau mengikuti jejaknya, semangat kegembiraannya, dan contoh hidupnya melayani tanpa pandang bulu.

Perkembangan Kompania di Jakarta agak kurang, selalu ada pemudi yang bertanya-tanya, hambatannya terutama bingung: pertanyaan yang umum ditanyakan: ‘kok bisa hidup dalam keluarga tapi selibat? ; kenapa tidak nikah? ; ada perasaan risi, gadis tidak nikah, tidak ada tanda pengenal khusus, semisal suster yang pakai jubah? ; ada juga yang mencemaskan hari tua bagaimana nanti.. ‘ Tetapi sebenarnya kita tidak perlu kuatir.”

Ya, memang Yesus saja pernah berkata ‘Marilah dan kamu akan melihatnya‘ ( Yoh 1:39)  kepada Andreas dan kawannya yang hendak mengikuti cara hidup-Nya. Kalau memang sudah berniat sungguh untuk melayani Tuhan, kehendak Tuhan bisa dicari bersama-sama, bahkan dengan tuntunan bimbingan rohani.

Lalu apa sih… yang paling berkesan bagi Kak Lena selama ini ?

“Yang paling berkesan bagi Kak Lena selama ikut kompania adalah: berita bahwa boleh ikrar pertama. Direncanakan ikrar pertama Kak Lena tahun 1998, kenyataannya dipercepat ke tahun 1997,  wah surprise! Amat berkesan dan menggembirakan.. aku sangat terkejut tapi gembira, tahun 1998 ada ramah-tamah di Biara Anggrek (Bandung), sempat ada temanku dari paroki  di Jakarta yang datang.

Untuk ke depannya Kak Lena berharap, Kompani lebih berkembang, lebih banyak anggota, senantiasa berupaya menambah lagi teman.

Biasanya Kak Lena suka menyelipkan brosur kita.. Kalau ada yang bertanya selalu bilang yang penting Perempuan dulu, lalu sehat jasmani rohani, gembira. Kerja atau home industri atau wiraswasta.

Kak Lena merasakan, pengaruh keikutsertaan dalam kompania terhadap hidup sehari-hari besar. Kak Lena dalam merias jenazah menjalankannya dengan gembira, selalu minta bantuan Bunda Angela: ‘Bunda, tolong saya supaya lebih kuat dalam panggilan ini.’

Mengenai hari tua,  Ibu Pimpinan Federasi pernah bilang kalau tua ya bisa kembali ke keluarga, tidak usah mikir sampai mumet gimana ya..  entah ikut keponakan atau sepupu… dari awal sudah berusaha mulai menabung. Yang penting sekarang melayani dengan gembira, melayani penuh kasih dengan bantuan Bunda Angela, kawan sekalian, dan Tuhan Yesus Amatore. “

Terima kasih kepada Kak Lena yang bersedia membagikan kisah panggilannya 🙂

Kak Lena.. bentar lagi ulang tahun nih… tanggal 28 Maret… kita doakan ya, dan mudah-mudahan harapan Kak Lena biar  banyak teman yang gabung dikabulkan.

* Amatore = panggilan Ursulin untuk Yesus, artinya “Dia yang mengasihi”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s