Sukacita di Tahun Baru

1 Jan 2013

Tahun Baru.

Puji Tuhan !

Tuhan, terima kasih.

Tadi malam tidurku nyenyak sekali !

Puji Tuhan ada mati lampu, sehingga aku dapat bermeditasi dengan tenang tanpa gangguan.

Betapa aku bersukacita.

Malam ini aku masih menginap di kamar Engkong. Engkong sehat, puji Tuhan. Teman-temanku memberikan ucapan Selamat Tahun Baru …

Terima kasih Tuhan atas kesehatan yang Engkau anugerahkan kepada Engkong.

Bagaimana denganku sendiri ?

Di rumah, agak sulit bagiku untuk naik – turun tangga.

Kemarin, kerja di klinik 100% full pakai kursi roda.

Tapi tidak mengapa.

Ada perasaan aneh dalam diriku… suatu sukacita yang meluap.

Aku mengenalinya sebagai kerinduan akan surga.

Bagai sebatang pohon di akhir hidupnya, aku merasakan bahwa rontoknya satu persatu dahan dan rantingku membawaku lebih dekat dengan akhir kehidupan fisikku, yang pada saat bersamaan membawaku lebih dekat dengan kebangkitan abadiku.

Oh Surga!

Aku tidak lagi merindukannya sebagai tempat dimana ada segala kenikmatan dan kesenangan,

melainkan sebuah tempat yang aman dari dosa,

tempat dimana hubungan kita mesra dan dekat ya Amatore tercinta…

tanpa aku harus takut menodai lagi kebersamaan kita dengan dosaku.

Di sana si penggoda yang jahat tidak dapat lagi masuk karena memang surga bukanlah tempatnya.

O Alangkah indahnya, Amatore !

Di sini, di dunia, aku lelah berjerih payah menahan dosaku. Sekuat tenaga aku berusaha hidup menghindari dosa. Namun masih saja aku berbuat dosa yang mengganggu hubungan kita!

Kusadar aku lemah, aku butuh pertolongan-Mu, serta gandengan tangan saudariku se-Kompania dan siapa saja di sekelilingku.

Aku ingin sekali menyenangkan hati-Mu. Namun seringkali yang terjadi adalah sebaliknya. Umpatan dan celetuk provokasi begitu mudah keluar dari mulutku.. dan banyak lagi dosaku.

Saat ku keluar dari kamar pengakuan, Kau kenakan baju putih bersih untukku. Namun lagi-lagi aku tercebur dan hatiku seperti tempat pembuangan akhir.

Maka ya Tuhan, kerinduan akan surga ini membuatku begitu bersukacita dan bergirang hati. Membayangkan kehidupan yang lepas dari segala godaan dan adanya persatuan abadi dengan-Mu, alangkah indah!

Tuhan, jagalah aku.

Ya Kekasihku, kutahu Engkau lebih kuat dari setan jahat mana pun. Kan kupegang erat jumbai jubah-Mu kemana pun Engkau pergi…

Sampai Engkau berbalik dan mengangkatku penuh sukacita.

Jesus pick me up !

Terpujilah Tuhan atas tahun baru yang Engkau anugerahkan.

Segala syukur kuhaturkan ke hadirat-Mu.

Amin.

Lyd, KSU

Sumber gambar: http://www.just4funemail.com/emails/jesus-laughing.html

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s