Musyawarah Federasi

Roma, 21-25 Juli 2012

Tahun ini Mia dan Meity menghadiri Musyawarah Federasi bersama Sr. Emma. Berangkat dengan Qatar Airlines berangkat tengah malam jam 00.10. Tiba di Doha jam 5.25 pagi. Doha adalah ibukota Qatar, sebuah negara kecil di semenanjung Arab. Penduduknya tidak ada 2 juta tapi merupakan negara terkaya di dunia dilihat dari pendapatan per kapita. Bandaranya termasuk salah satu yang terbaik di dunia. Segala fasilitas tersedia. Kami harus menunggu 8 jam sebelum meneruskan perjalanan jam 13.35. Untung ada AC. Di luar, sebelum matahari terbit panasnya 35 derajat Celsius, dan siangnya seperti di oven. Menunggu 8 jam tidak membosankan. Apalagi kami juga diberi makan siang gratis. Tiba di Roma jam 18.35. Masih terang sebab matahari baru terbenam jam 8.30 malam. Kasian yang berpuasa, karena tunggu lama sekali untuk buka puasa! Kami cari shuttle semacam travel yang sudah dipesan, tapi tidak ketemu. Akhirnya naik bis airport sampai ke terminal Roma. Baru di sana naik taksi ke Generalat Ursulin. Banyak Suster sedang pergi libur, cuma ada beberapa di rumah. Kami disambut hangat oleh Sr. Martini dari Indonesia yang sedang bertugas di sana.

Esoknya kami ke Vatikan. Paus sedang berlibur di Castel Gondolfo, jadi tidak bisa bertemu beliau. Ada antrian yang panjang sekali untuk masuk Basilika St. Petrus dengan turis dari manca negara. Kami melihat seorang Suster dari Papua yang antri agak di depan. Kami lari menemui dia, seolah kami dari rombongannya. Itu namanya solidaritas orang Indonesia! Habis berdoa di dalam basilika, kami cari oleh-oleh. Besoknya jam 8 kami naik keretaapi ke Brescia via Milano. Keretaapi cepat, bersih dan nyaman. Tiba di Wisma S. Angela tempat kami menginap, Edvige Filipa anggota US Brescia sudah menunggu. Sesaat kemudian datanglah Domenico, mitra US Brescia. Kami bersama berkunjung ke makam Elisa Tarolli yang membentuk Kompania Indonesia.

Dari sana kami bergegas ke Gereja tempat jenazah Bunda Angela disemayamkan. Petugas membawa kami keliling. Esoknya ke Desenzano dengan Domenico, Santina istrinya dan Giovanni putra mereka. Mereka membawa 2 mobil, sopirnya Domenico dan Giovanni. Mary Cabrini dari USA dan Therese dari Canada ikut. Kami mengunjungi tempat kelahiran Bunda Angela, dan rumah di mana ia dibesarkan. Juga Gereja S. Angela yang modern. Sayang cuma ngintip dari luar karena petugasnya sedang libur. Di tempat-tempat bersejarah itu kami ingat dan mendoakan Kompania di Indonesia, semoga semakin kudus seperti layaknya mempelai Putra Allah yang Tertinggi. Domenico sekeluarga sangat baik dan murah hati. Mereka tidak hanya menyediakan kendaraan, tapi juga membayar makanan dan penginapan kami selama dua hari di Brescia. Tolong doakan keluarga ini, sebab sesudah keberangkatan kami, Santina dinyatakan menderita kanker.

Kami kembali ke Roma dan menyiapkan diri untuk pertemuan Musyawarah yang diadakan di Salesianum, sebuah tempat pertemuan besar milik Pater-pater Don Bosco. Letaknya di luar kota Roma, tapi mudah dicapai dengan 3 bis sambung menyambung. Gedungnya sangat indah dengan segala fasilitas yang perlu. Peserta Musyawarah ada 100 lebih danri berbagai negara. Kebanyakan wajah putih dari Eropa dan Amerika. Lalu ada lumayan banyak wajah hitam dari berbagai negara Afrika, dan hanya kami bertiga punya wajah Asia kuning-coklat.

Ya, kami merayakan persatuan dalam keanekaan kami. Yang mempersatukan kita adalah Yesus Kristus, kekasih kita bersama. Di antara kaum Hawa pengikut  S. Angela, ada be-berapa kaum Adam: Uskup dan imam, asisten Gerejani Federasi dan Kompania-kompania di Italia. Kata Mia, “Kapan ya kita punya asisten Gerejani yang bisa ikut pertemuan kita?

Mungkin 80% berbahasa Italia. Sebagian kecil berbahasa Perancis dan Inggris. Rasanya bloon banget kalau tidak ngerti bhs Italia. Timbul lagi hasrat untuk belajar. Untung ada Doris yang memandu kami. Untuk ceramah dan hal-hal resmi ada terjemahan simultan. Peserta yang tidak berbahasa Italia memasang tilpon kepala dan memilih bahasa Perancis atau Inggris. Penerjemah duduk di ruangan kecil mirip lemari, dan apa yang dia dengar dalam bahasa Italia, langsung ia terjemahkan ke dalam bahasa Perancis atau Inggris. Walaupun berbeda bangsa dan negara, kami merasa ada persaudaraan dan persatuan dalam kasih pada semua peserta, yang bersumber pada kasih Amatore dan Bunda Angela. Musyawarah dibuka dengan Ekaristi meriah 21 Juli sore. Besoknya setelah sambutan Maria Razza, ada ceramah dari Dr. Daniela Leggio dari Kongregasi Suci untuk hidup bakti (dari Vatikan). Beliau membawakan “Nilai-nilai Kehidupan Sekulir”. Seorang Sekulir yang hidup di tengah masyarakat, dipanggil untuk menjadi kudus dan menguduskan dunia sekitarnya. Sorenya Maria Razza membawakan Laporan Enam Tahun dari masa jabatannya. Malam itu ada presentasi dari berbagai Kompania di dunia. Kita sudah menyiapkan presentasi tentang Kompania Indonesia dengan power-point dan Mia memberi penjelasan, Doris menerjemahkan ke dalam bahasa Italia. Tg 23 Juli kerja kelompok untuk memberi tanggapan atas laporan dan membuat usul dan saran yang kemudian diajukan kepada sidang untuk disahkan. 24 Juli adalah hari pemilihan. Maria Razza terpilih menjadi Ketua Federasi untuk masa jabatan kedua, dan Kate menjadi asistennya. Lalu dipilih 11 anggota Dewan, di antaranya Mary Cabrini dari USA dan Meity. Yang lain dari Italia dan negara berdekatan. Bagi Mary dan Meity ditetapkan bahwa mereka dilibatkan dalam rapat Dewan 4 x setahun; yang 3 x lewat skype, yaitu tilpon yang dihubungkan dengan computer dan kelihatan wajahnya serta terdengar suaranya. Lalu sekali setahun mereka harus hadir. Kehadiran Kompania Indonesia dalam Dewan Pusat merupa-kan kehormatan tapi juga tanggung jawab besar. Perlu menguasai bahasanya dan mempunyai hati besar yang mencakup semua Kompania di seluruh dunia. Juga hati yang peka yang mampu menangkap sinyal-sinyal dari Tuhan tentang keinginannya bagi Federasi ini. Besoknya Ekaristi penutup dipimpin oleh Kardinal Joao Braz de Aviz, juga dari Kongregasi Suci untuk hidup Bakti di Vatikan. Sesudah itu kami pulang ke Generalat Ursulin dan besoknya terbang ke tanah air.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s