MilikMu selamanya

Sejak tanggal 27 Januari 2010, Pesta St. Angela Merici, banyak kawanku bertanya tentang upacara yang telah membuatku wanita paling bahagia di dunia! Ya, saya bicara tentang hari ketika saya mengucapkan kaul kekal. Saya menyukai kata KEKAL. Ini berarti sesuatu yang abadi dan amat besar. Yesus berkata bahwa Kehidupan Abadi adalah mengenal Dia dan sungguh menakjubkan bahwa persahabatan ini sudah dimulai sekarang, sehingga kelak saat kami benar-benar bertemu berhadapan muka, percakapan yang dimulai di dunia ini dapat dilanjutkan.

Sore ini pikiran dan hatiku penuh dengan banyak hal yang ingin saya bagikan dan saya mengambil kesempatan ini untuk menuliskan ide-ideku. Syukur kepada Allah!

Para wanita yang kukenal, banyak diantaranya single, bertanya padaku tentang kehidupanku sebagai seorang yang dibaktikan. Mereka ingin tahu bagaimana saya mengambil pilihan itu. Saya hanya dapat mengatakan, bahwa saya tidak memilih. Saya bahkan tidak tahu bahwa saya dapat mengambil keputusan itu. Saya baru dibaptis pada usia 39 tahun. Tidak terbayangkan sama sekali bahwa saya mungkin mempunyai panggilan sebagai seorang yang dibaktikan.

Tapi ingin menyampaikan keyakinanku yang paling dalam, yaitu, Tuhan sendirilah yang banyak menggerakkan saya untuk bersama Dia. Saya memulainya dengan Misa harian, dan saya menemukan bahwa saya teramat menikmati tiap detik yang berlalu, sehingga saya ingin mempunyai waktu untuk selalu bersama Dia. Jadi saya melewatkan waktu di Ruang Adorasi dan saya mulai membaca Kitab Suci. Saya melalap bukup-buku rohani dan sepertinya tidak pernah cukup. Dalam perjalanan ini Tuhan mengirimkan padaku orang-orang yang membantuku dalam proses discernment. Ya, RahmatNya cukup.

Sejak saat itu, saya juga mengikuti retret hening, dan dalam berdiam dan dalam keheningan, saya semakin menyadari apa keinginan hatiku dan kerinduanku yang mendalam. Perlu kukatakan bahwa ada kelaparan dan kehausan terus menerus akan bagaimana saya dapat semakin mengenal Tuhan.

Rasanya, tak pernah ada cukup waktu. Tidak pernah ada cukup kepuasan bagiku, dan itu sesuatu yang agung…… Itulah kegelisahan hati yang diceritakan Santo Agustinus pada kita, dan inilah seorang yang tidak pernah tenang sampai dapat berisitrahat dalam Tuhan. Ya, saya baru saja memulainya …

Saat ini yang dapat saya katakan hanyalah: Carilah Dia. Banyak sekali caranya, banyak sekali jalannya. Carilah Dia. Dia akan membiarkan dirinya ditemukan, karena Dia sudah bersabda pada kitab Yeremia 29:13 “Apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku.”

Josephine Liow – http://joliow.wordpress.com

Catatan: Josephine Liow mengucapkan kaul kekalnya pada tanggal 27 Januari 2010 di Holy Spirit Church, Ebba Fernandez mengucapkan kaul kekalnya pada tanggal 25 Januari 2010 di gereja Immaculate Heart of Mary, Singapura. Proficiat Josephine & Ebba!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s